Juara Liga Champions 2018, Paulo Dybala Yakin Juventus Juara

Juara-Liga-Champions-2018,-Paulo-Dybala-Yakin-Juventus-Juara

Sudah dua kali Juventus mencapa final Liga Champions, dua kali pula keluar sebagi runner up. Tetapi tahun ini, Paulo Dybala selaku salah satu penyerang Binconeri yakin timnya akan keluar sebagai juara Liga Champions 2018. Yang mana sangat ketat.

Dybala sendiri mengakui bahwa target menjadi juara terasa realistis. Selain fakta bahwa Juventus pernah merasakan final sebanyak dua kali, dirinya juga yakin karena adanya Ronaldo yang terbilang akrab dengan trofi tersebut. Bahkan dirinyasudah memenangkan lebih dua kali.

Dybala Yakin Juventus akan Juara Liga Champions 2018

“Kami punya peluang untuk sebagai juara Liga Champions 2018 tahun ini. Ronaldo memberikan kami opsi lain dan juga merupakan pemain yang sangat bagus dan tahun ini kami bermain sangat sangat baik,”Kata Paulo Dybala kepada media.

“Tahun lalu kami bermain melawan Real Madrid dan kami nyari menang. Dalam empat tahun, kami telah memainkan dua laga final. Saya percaya di tahun-tahin sebelumnya kami telah membuktikan bisa menjadi juara, dimana hanya kurang beruntung saja.”

Kendati ingin juara Liga Champions 2018 di musim ini, Juventus tetap incar liga domestik.

Menjadi juara Liga Champions 2018  terlihat seperti proyek ambius dari Juventus pada musim ini. Namun Dybala tidak menganggap seperti demikian. Pasalnya menurutnya Bianconeri juga masih mengincar gelar Scudeto ke delapan berturut-turut.

“Di Juventus targetnya selalu sama yakni memenangkan gelar juara,”Kata pemain berusia 24 tahun tersebut.

“Benar bahwa pada tahun ini dari luar Liga Champions terlihat seperti sebuah opsi. Tetapi fokusnya adalah seperti biasanya yakni memenangkan gelar domestik.”

Perjalanan Juventus sendiri di fase grup Liga Champions terbilang mulus, walau sempat menelan kekalahan atas Manchester United di pekan k empat. Saat oini mereka sedang berada di puncak klasemen grup H dengan koleksi sembilan poin.

Dimana hal ini jelas sudah menempatkan satu kaki tim besutan Masimmo Allegri di babak 16 besar. Akan tetapi dalam konferensi persnya sebelumnya sang juru racik tersebut justru menyebut bahwa kompetisi bergengsi tersebut baru akan sengit pada bulan Maret tahun depan.

Tebak Juara Liga Champions Berhadiah Puluhan Juta di 389 Sports

Para pecinta sepakbola tentu sudah memiliki tebakan mereka masing-masing tentang siapa yang akan menjadi juara Liga Champions musim ini. Tetapi apa artinya tebakan yang jitu jika tidak memasang taruhan secara online.

Pasang taruhan anda di situs 389 Sports. Sebagai salah satu agen SBOBET terpercaya di Indonesia, 389 Sports menawarkan sejumlah bonus menggiurkan bagi para player baru. Tinggal daftar, deposit lalu mainkan game SBOBET yang tersedia di menu sportsbook 389 Sports.

Cara daftar SBOBET 2019 di 389 Sports juga terbilang cukup mudah. Tinggal klik menu daftar/registrasi, isi form pendaftaran dengan data pribadi anda. Lalu konfirmasi lewat email. Jika masih belum mengerti, anda bisa konsultasi langsung lewat fitur live chat yang tersedia di pojok kanan bawah website 389 sports.

Allegri Yakin Bulan Maret Liga Champions Baru Panas

Allegri-Yakin-Bulan-Maret-Liga-Champions-Baru-Panas

Kompetisi bergengsi di Eropa, Liga Champions mulai masuk dalam masa masa seru ini saat ini. Namun dalam pandangan pelatih Juventus, Massimo Allegri yakin bulan Maret lah Liga Champions baru akan benar-benar dimulai peperangan sesunguhnya.

Pada awal bulan September lalu, pekan pertama fase grup Liga Champions musim 2018-2019 resmi dimulai. Saat itu, Juventus membuat gebrakan dengan mengalahkan wakil Spanyol, Valencia, 2-0 saat bermain di laga tandang. Dimana membuat mereka sudah di atas angin kalai itu.

Singkat kata pada pekan ke empat, Juventus bisa saja lolos dari fase grup lebih dini jika mampu mengalahkan Manchester United, yang mana berhasil mereka tumangkan dalam laga sebelumnya. Namun sayangnya, mereka justru tumbang saat itu dengan skor akhir 1-2. Dimana membuat tensi di fase grup semakin ketat.

Ogah Tancap Gas, Allegri Yakin bulan Maret Liga Champions baru seru.

Dimulai Bulan Maret 2019

Walau demikian, kekalahan atas The Reds Devils tidak membuat peluang Paulo Dybala dan kawan-kawan pupus seketika. Mereka dipastikan lolos dari fase grup jika mampu meraih hasil positif dalam pertemuan kedua dengan Valencia nanti.

Dirinya pun sendiri masih belum ingin menginjak gas lebih dini dalam kompetisi tersebut. Sebab Allegri Yakin bulan Maret lah Liga Champions baru akan benar-benar dimulai, tepat dimana saat masa-masa genting babak 16 besar.

“Liga Champions yang sebenarnya dimulai bulan Maret nanti. Untuk sekarang, kami masih harus lolos terlebih dulu,”Kata Massimo Allegri kepada media.

“Kami menlai bahwa persaingan fdi grup ini benar-benar sangat ketat dan dibutuhkan perjuangan yang ekstra khusunya di setiap pertandingannya.

“Jadi saya pikir ini belum ada apa-apanya. Pasalnya beberapa klub yang tidak di unggulkan bisa saja memberikan kejutan untuk tim-tim besar seperti kami.”

Juventus Sudah Berkembang

Trofi Liga Champions sempat begitu dekat dengan jangkuan Juventus, di mana mereka sempat meraihnya pada tahun 2015 dan 2017 silam. Sang pelatih mengatakan bahwa timnya sudah berkembang jauh dari masa-masa itu.

“Kami siap memenangkan Liga Champions sejak tahun 2015 saat menghadapi Barcelona, tetapi Juve telah berkembang dan tumbuh dalam beberapa tahun terakhir,”

“Kami memainkan laga-laga Liga Champions dengan sedikit rasa cemas, tetapi masih ada banyak tim yang mampu memenangkannya. Levelnya sangat tinggi.”

Allegri Akan Hengkang

Dalam sesi wawancara yang sama, sang pelatih juga megatakan bahwa dirinya tidak akan selamanya bersama Bianconeri. Sehingga Allegri yakin bulan Maret akan menjadi yang spesial untuknya.

 

 

 

Tim Kuda Hitam Di Liga Champions

Tim-Kuda-Hitam-Di-Liga-Champions-3

Sebagai kompetisi bergengsi di daratan Eropa yang mempertemukan tim-tim besar benua biru telah dimulai. Tentu saja kompetisi ini sudah di tunggu oleh para fans sepakbola diseluruh dunia. Da anda perlu tahu bahwa di musim ini ada sejumlah tim kuda hitam di setiap grupnya.

Jika melihat ke belakang Real Madrid merupakan tim berstatus juara bertahan di Liga Champions di dua edisi terakhir, tak diragukan lagi tetap menjadi salah satu kandidat terkuat untuk kembali memeangkan Liga Champions musim ini. Selain itu, terdapat pula nama-nama besar seperti Barcelona, Bayern Munchen, Juventus, Liverpool dan Manchester City.

Bicara soal kompetisi apapun termasuk sepakbola. Tentu saja tak lepas dari yang namanya kesebelasan tim kuda hitam yang memberi warna di setiap kompetisi. Mereka merupakan kesebelasan yang berstatus non unggulan, namun di perjalana kompetisi mereka bisa saja memberikan sebuah kejeutan dengan mengalahkan tim unggulan dan melangkah jauh.

Sebagai contoh, Leicester City yang awala dianggap tim medioker tetapi bisa menjuarai Liga Inggris musim 2015/2016 dan kiprah mengejutkan Kroasia yang mana mampu melaju hingga babak final Piala Dunia 2018. Namun sayangnya mereka harus mengakui kehebatan Perancis di laga pamungkas yang berlangsung di Rusia.

Lalu siapa saja tim kuda hitam di Liga Champions musim ini. Ini dia ketiga tim tersebut

Borussia Dortmund    Tim-Kuda-Hitam-Di-Liga-Champions-1

Sejak terakhir kali mencapai babak final Liga Champions edisi 2012/12. Die Borussen belum mampu kembali melakukan hal yang sama di musim-musim berikutnya. Bahkan di musim lalu Dortmund tak mampu lolos dari fase grup Liga Champions, karena finis di peringkat ke 3 grup H dibawah Real Madrid dan Tottenham Hotspur.

Pada Liga Champions musim ini. Die Schwargelben berada di grup A bersama Atletco Madrid, Monaco dan Club Brugge. Dibawah asuhan pelatih baru Lucien Favre, Dortmund diprediksikan bakal mampu kembali menunjukan tajinya di Eropa.

Bukan tanpa alasan, jika menilik kiprah mereka di Bundesliga musim ini. Dortmund telah mengemas dua kemenangan dan satu kali hasil imang. Christian Pulisic dan Marco Reus nakal jadi tulang punggung Die Borussen di Liga Champions musim ini. Sehigga bila melihat performa  mereka. Maka disebut sebagai tim kuda hitam.

Ajax Amsterdam

Tim-Kuda-Hitam-Di-Liga-Champions-2

Di masa lampau, Ajax Amsterdam memang klub besar di daratan Eropa. Tapi saat ini, di Liga Champions Ajax lebih sering hanya sekedar numpang lewat. Pada musim 2018/2019, Ajax harus membuktikan masih memiliki harga diri di antara tim besar Eropa. Dimulai dari fase grup, menghadapi Bayern Munchen, Benfica dan AEK Athens.

Asumsikan Bayern Munchen sebagai tim unggulan akan lolos mudah dari grup ini. Lantas siapa yang akan menemani Die Roten? Ajax Amsterdam memiliki peluang besar dalam hal sebagai tim kuda hitam. Jika menilik di Liga Belanda hingga pekan ke 5, Ajax mengoleksi empat kemenangan dan satu hasil imbang. Alhasil mereka di peringkat kedua klasemen.

Selain itu, skuad Ajax musim ini juga lebih menjanjikan dengan kombinasi pemain senior dan muda. Pemain gaek seperti Klaas Jan Huntelaar menjadi pencetak gol terbanyak sementara Eredivise dengan raihan 6 gol. Di sektor pemain muda, Ajax memiliki kartu as seperti Hakim Ziyech, Frankie de Jong dan Matthijs De Light.

Galatasaray

Tim-Kuda-Hitam-Di-Liga-Champions-3

Galatsaray kembali berkiprah di Liga Champions usai absen di dua edisi sebelumnya.  Prestasi terbaik klub asal Turki di Liga Champions terjadi pada musim 2012/2013 dimana kala itu mereka menembus babak perempat final.

Di gelaran Liga Champions musim ini mereka tergabung di grup D. Dimana mereka tergabung bersama Schalke, Porto dan Lokomotiv Moskow. Tentu saja sangat sulit menentukan siapa yang akan lolos di grup ini. Pasalnya di tersebut semuanya bisa dibilang sebagai tim kuda hitam.

Dominasi Real Madrid Siap Digusur

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur

Dominasi Real Madrid memang begitu perkasa di tiga musim terakhir pada ajang Liga Champions.  Dimana musim lalu, Los Merenggues berhasil mengalahkan wakil asal Inggris Liverpool dengan skor meyakinkan 3-1 di laga final.

Sedangkan pada Liga Champions 2018/2019, El Real belum tampil menawan. Mereka masih berkutat dengan kondisi inkonsistensi yang berujung pada hasil sekali menang dan sekali kalah. Kekalahan baru-baru ini dari Cska Moskow dengan skor tipis 0-1 menjadi peringatan bagi Real Madrid. Banyak kalangan menilai, perjalanan mereka di pentas Liga Champions musim ini bakal semakin berat.

Beberapa pesaing benar-benar melakukan persiapan yang matang, terutama bagi mereka ang mengeluarkan uang pada bursa transfer musim panas 2018. Tak pelak, konsisi ini pun membuat Real Madtid terancam gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Berikut ini tim-tim yang siap gagalkan dominasi Real Madrid di Liga Champions.

Bayern Munchen

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur-1

Musim lalu, Bayern Munchen tersandung di kaki Real Madrid pada babak semifinal. Kal itu, statitik menunjukan kali kedua Die Roten yakluk di tangan Real Madrid pada fase empat besar. Superioritas Munchen di pentas Bundesliga jelas membuat klub tim besutan Niko Kovac ingin menunjukan kehebatananya di Eropa.

Munchen sendiri dikabarkan tengah mengincar gelar ke 6 Liga Champions musim ini. Hal itu menjadi tujuan yang realitis usai melihat komposisi pemain yang lebih matang dan solid. Robert Lewandoski suah menunjukan itu, meski belum maksimal dengan mengoleksi 4 poin dari dua pertandingan awal Liga Champions 2018-2019.

PSG

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur-2

Pada setiap musim, PSG selalu menjadi satu di antara andalan untuk meraih Liga Champions. Bagaimana tidak, para pemain raksasa Perancis tersebut tergolong kelas setiap musimnya. Sayangnya, mereka terkadang tak memiliki rencana kedua dan mental bermain yang masih minim.

Dimana itu jelas menjadi titik lemah merka. Seperti diketahui pada pertandingan pertama mereka secara mengejutkan harus takluk dari Liverpool.  PSG lantas langsung melupakan kekalahan dan bangkt dilaga kedua dengan embungkam Re Star Belgrade. Kini publik menunggu gebrakan Thomas Tuchel, apakah dirinya sangagup membawa PSG ke level Liga Champions dan menjuarainya. Atau sebaliknya kembali terpuruk.

Liverpool

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur-3

Ya, Liverpool di musim ini bisa dibilang sebagai klub yang memiliki skuad sangat lengkap. Bahkan pemain cadangannya pun juga benar-benar sangat bagus. Terbukti di leg pertama mereka sukses menaklukan PSG. Sayangnya mereka tidak bisa melanjutkan tren positif sampai akhir musim.

Liverpool telah memberika kejutan pada musim lalu. Dimana The Reds benar-benar tampil impresif di Eropa dan sukses melaju hingga babak final sebelum takluk kontra Real Madrid. Hal ini sama jelasnya dengan PSG, Liverpool juga memiliki satu di antara trio lini depan yang berbahaya. Mohamed Salah. Roberto Firmino dan Sadio Mane, kembali menjadi andalan Jurgen Klopp.

Juventus

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur-4

Faktor kedatangan Cristoano Ronaldo tentu saja akan menjadi mengnet utama. Keberadaan peman asal Portugal tersebut sebelumnya juga pernah meraih gelar Liga Champions bersama dua tim elit berbeda yakni Manchester United dan Real Madrid.

Pengalaman CR7 yang sangat luar biasa sangatlah jelas akan menambah level pengalaman Si Nyonya Tua. Apalagi Juve trgolong penasaran dengan trofi Liga Champions. Sekedar informmasi, Ronaldo sudah meraih lima gelar si kuping besar sepanjang karir sepakbolanya. Tiga di antaranya  Domninasi Real Madrid

Barcelona

Dominasi-Real-Madrid-Siap-Digusur-5

Barcelona hanya fokus ke Liga Champions. Kalimat tersebut sedang tenar di kalangan pecinta sepakbola. Bagaimana tidak, saat bermain bagus di pentas antarklub Eropa Barceloan seolah tak serius kala berlaga di liga domestik. Meski begitu sempat mendapatkan bantahan dari sang arsitek, Ernesto Valverde.

Jika hal itu benar mereka hanya fokus di Liga Champions maka membuat persaingan akan semakin ketat dan Dominasi Real Madrid akan segera runtuh Pada musim ini, Lionel Messi, Luis Suarez, Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele menjadi kreator lini depan.

Fase Grup Liga Champions 2018/19

Pada pekan ke empat fase grup Liga Champions 2018/19 bisa dibilang benar-benar sangat ketat dan sengit. Pasalnya beberapa tim unggulan mendapatkan hasil yang tidak menyenangkan saat menghadapi lawan-lawannya masing-masing. Bahkan klub papan atas saling bunuh agar bisa melaju ke babak berikutnya.

Dortmund dan Atletico Bersaing Rebut Puncak Klasemen -Fase Grup Liga Champions

Fase Grup Liga Champions 2018/19

Penampilan Dortmund di fase grup Liga Champions benar-benar sangat apik. Dimana dari total empat laga yang sudah di jalani mereka berhasil meraih tiga kemenangan baik di laga kandang dan juga tandag. Pun demikian Atletico Dimana sukses memetik tiga kemenangan dan satu kali menelan kekalahan.

Alhasil mereka kini memiliki poin yang sama, akan tetapi salah satu raksasa Jerman itu lebih sedikit di unggulkan dengan memasukan gol ke gawang lawan. Meski begitu peluang Atletico masih terbuka lebar sebagai pimpinan klasemen, mengingat mereka akan menjadi tuan rumah saat hadapi Monaco.

Barcelona Tim Pertama Lolos ke babak 16 besar-Fase Grup Liga Champions

Fase Grup Liga Champions 2018/19

Raksasa Spanyol yakni Barcelona dari empat laga di fase grup Liga Champions sangat bagus. Pasalnya klub asal Catalan itu belum menyentuh kekalahan baik di laga kandang dan juga tandang. Namun dilaga terakhir mereka harus puas bermain imbang 1-1 kontra Inter Milan.

Kendati begitu Lionel Messi dan kolega dipastikan menjadi tim pertama yang melaju ke babak berikutnya, lantaran mereka tidak dapat dikejar lagi oleh tim peringkat kedua seperti Inter Milan dan juga tim kuda hitam, Tottenham Hotspur.

Persaingan Grup C Memanas-Fase Grup Liga Champions

Fase Grup Liga Champions 2018/19

Di musim ini bisa dibilang grup C menjadi salah  satu yang sangat panas persaingannya di fase grup Liga Champions. Pasalnya ada tiga tim yang berpeluang untuk lolos ke babak berikutnya. Tiga tim tersebut yakni PSG, Liverpool dan Napoli.

Sehingga dipastikan hingga laga terakhir akan berjalan ketat dan menarik. Akan tetapi salah satu tim yang mempunyai kans lolos untuk ke babak berikutnya, Liverpool.  Kenapa The Reds? karena mereka mempunyai kualitas tim yang sangat bagus kandati di laga sebelumnya menelan kekalahan.

Real Madrid Berpeluang Juara Grup-Fase Grup Liga Champions

Fase Grup Liga Champions 2018/19

El Real memang tampil tidak begitu mengesankan di musim ini khususnya di La Liga. Hal itu dikarenakan mereka sudah tidak lagi diperkuat oleh sang mega bintang, Cristiano Ronaldo yang mana memilih hengkang ke Juventus dan gaya melatih Julien Lopetegui yang buruk menjadi faktor tim penampilannya merosot.

Namun sebaliknya di fase grup Liga Champions musim ini. Karim Benzema dan kawan-kawan tampil meyakinkan. Dimana dari empat laga yang sudah di jalan mereka hanya menelan satu kali kekalahan saat menghadapi wakil Rusia, CSKA Moskow dengan skor tipis 1-0 kala mereka lakoni dilaga tandang.

Manchester United Sukses Tuntaskan Dendam-Fase Grup Liga Champions

Fase Grup Liga Champions 2018/19

Tim yang juga penampilannya di musim ini menurun yaitu Manchester United. Bagaimana tidak mereka kini di kompetisi domestik harus terlempar dari empat besar. Dimana jelas membuat kursi kepelatihan Jose Mourinho pun digoyang dan beberapa nama pelatih beken dikabarkan akan segera merapat ke Old Trafford.

Akan tetapi Mourinho memastikan bahwa dirinya belum habis. Terbukti usai mereka menelan kekalahan 0-1 dari Juventus kala bermain di depan pendukungnya dan di leg kedua juru racik asal Portugal itu berhasil menunjukannya di pekan ke empat fase grup Liga Champions dengan mempermalukan Nyonya Tua 1-2.